Ketua PKK Jadi Narasumber IHT di SDN 8 Lubuklinggau

Oplus_131072

LUBUK LINGGAU – Hj Risca Priba Ayu selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK),Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel).

Menjadi narasumber dalam kegiatan In House Training (IHT) yang bertema pencegahan perundungan di satuan pendidikan,bertempat di Sekolah Dasar (SD) Negeri 8 Lubuk Linggau, Rabu (26/2).

Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau Hj Risca Priba Ayu menyampaikan dilaksanakan kegiatan ini,bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para guru, orang tua, dan siswa maupun siswi.

” Tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari tindakan bullying,serta menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam mencegah perundungan di sekolah,”kata Ketua TP PKK.

Hj Risca Priba Ayu berharap anak-anak tidak melakukan bullying, sementara orang tua dan guru harus lebih proaktif dalam mengawasi dan mendampingi anak-anak.

“Situasi sekolah yang rawan terjadinya bullying sering kali dipengaruhi oleh kurangnya pengawasan, bimbingan dan etika yang tidak maksimal, kesenjangan sosial-ekonomi, serta ke tidak konsistenan dalam penerapan peraturan di sekolah,”harapnya.

Ia juga menuturkan untuk mencapai cita-cita, anak-anak harus disiplin, rajin belajar, dan bekerja keras.

Salah satu cara yang disarankan untuk menghindari bullying adalah dengan memulai percakapan positif dengan anak sejak pagi, setelah bangun tidur, sehingga mereka terhindar dari pengaruh buruk.

” Selain itu, orang tua juga diingatkan untuk memfilter penggunaan handphone anak-anak dan selalu berkomunikasi secara terbuka mengenai kegiatan mereka di sekolah,”tuturnya.

Ia juga menekan kepada para guru untuk memberi sanksi tegas,terhadap anak-anak yang terlibat dalam bullying serta meningkatkan pendekatan kepada mereka.

Selain itu pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, serta mengidentifikasi penyebab perilaku bullying.

Pengawasan ketat terutama pada saat jam istirahat juga menjadi hal yang sangat penting.

“Kami berharap anak-anak yang melihat tindakan bullying segera melaporkan kepada guru, karena kekerasan sesama anak-anak adalah perilaku yang tidak dapat diterima,”pungkasnya.(bi)

error: fuck you not copy!!!